Lompat ke isi utama

Berita

3 Staf Sekretariat Bawaslu Bulungan Ikuti Pelantikan PNS Bawaslu RI Tahun 2026

3 Staf Sekretariat Bawaslu Bulungan Ikuti Pelantikan PNS Bawaslu RI Tahun 2026

Tanjung SelorTiga Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bulungan (Bawaslu Bulungan) resmi mengikuti Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta Pengangkatan Pertama dalam Jabatan Fungsional secara daring.

Pusat pelantikan tersebut di diselenggarakan Bawaslu Republik Indonesia di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (19/05).

Pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut pengangkatan PNS di lingkungan Bawaslu berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 yang telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020. Kegiatan diikuti secara luring dan daring oleh 1.835 CPNS Bawaslu dari seluruh Indonesia yang telah memenuhi syarat untuk diangkat menjadi PNS.

Dari Bawaslu Bulungan, pelantikan diikuti oleh Devi Mika Sari, Ella Romanda Sutra, dan Risna. Pengambilan sumpah dan janji jabatan menjadi tahap penting dalam perjalanan karier aparatur sipil negara sekaligus peneguhan komitmen untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai bagian dari lembaga pengawas pemilu.

Dalam arahannya, Sekretaris Jenderal Bawaslu, Drs. Ferdinan Eskol Tiar Sirait, menekankan pentingnya menjaga kewarasan, integritas, dan fokus dalam bekerja di lingkungan birokrasi. Menurutnya, kondisi mental yang sehat merupakan fondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.

"Syarat utama untuk bekerja dan berpikir dengan baik adalah menjaga kewarasan. Tetap fokus pada tujuan hidup dan pekerjaan, serta tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang dapat mengganggu profesionalisme," ujar Ferdinan.

Baliau juga mengingatkan agar pegawai tidak terjebak pada gaya hidup konsumtif maupun orientasi materi semata. Perjalanan dinas, menurutnya, harus dipahami sebagai sarana mendukung pencapaian tujuan organisasi, bukan sebagai fasilitas yang dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.

Selain itu, Ferdinan menegaskan bahwa adab harus ditempatkan di atas ilmu dalam kehidupan dan pekerjaan sehari-hari. Nilai-nilai etika, kesopanan, dan penghormatan terhadap sesama menjadi modal penting dalam membangun lingkungan kerja yang profesional dan harmonis.

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, mengajak para PNS yang baru dilantik untuk membangun budaya kerja yang santun dan penuh penghormatan. Beliau menekankan pentingnya menjalin komunikasi yang baik dengan pimpinan maupun rekan kerja sebagai bagian dari penguatan tata kelola organisasi.

"Biasakan untuk saling menyapa jika bertemu. Kenali pimpinan tempat Anda bekerja," ujar Bagja.

Melalui pelantikan ini, jajaran PNS baru Bawaslu Bulungan diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh integritas, menjaga profesionalisme, serta berkontribusi dalam mendukung pengawasan pemilu dan pemilihan yang demokratis, berkeadilan, dan berintegritas.

Penulis: R_Saba
Editor: Humas Bawaslu Bulungan