Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Bulungan Awasi Langsung Pleno PDPB Teriwulan I 2026

Ketua dan Anggota  Bawaslu Kabupaten Bulungan saat rapat pleno rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026 di KPU Kabupaten Bulungan, Kamis (02/04).

Ketua dan Anggota  Bawaslu Kabupaten Bulungan saat rapat pleno rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026 di KPU Kabupaten Bulungan, Kamis (02/04).

Tanjung Selor-Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bulungan (Bawaslu Buungan), melakukan pengawasan terhadap pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) triwulan I 2026  agar berjalan sesuai ketentuan. Kamis, (02/04).

Kepada Humas Bawaslu Bulungan Riswan, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas (HP2H) Bawaslu Bulungan mengatakan pengawasan dilakukan pada seluruh tahapan, termasuk rapat pleno rekapitulasi PDPB yang digelar hari ini.

“Pengawasan terus kami lakukan pada setiap proses PDPB, termasuk saat rapat pleno rekapitulasi,” katanya.

Menurut dia, tahapan rekapitulasi menjadi bagian penting untuk memastikan akurasi dan kemutakhiran data pemilih sebagai dasar pelaksanaan pemilu yang berkualitas dan berintegritas.

Foto Ketua KPU Bulungan saat  Penyerahan BA hasil pleno PDPB Triwulan I tahun 2026 kepada Bawaslu Bulungan
Foto Ketua KPU Bulungan saat  Penyerahan BA hasil pleno PDPB Triwulan I tahun 2026 kepada Bawaslu Bulungan

Ia menambahkan kehadiran Bawaslu merupakan bentuk pengawasan langsung terhadap proses rekapitulasi yang dilakukan KPU Kabupaten Bulungan, guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai peraturan perundang-undangan.

Dalam rapat pleno tersebut, jumlah pemilih pada PDPB triwulan I 2026 tercatat sebanyak 121.582 orang, terdiri atas 63.682 pemilih laki-laki dan 57.900 pemilih perempuan.

Jumlah pemilih tersebut tersebar di 81 Kelurahan/Desa dan 10 kecamatan di seluruh wilayah kabupaten bulungan.

Bawaslu Kabupaten Bulungan berkomitmen memastikan proses pemutakhiran data pemilih berjalan secara transparan, akurat, dan akuntabel sebagai fondasi mewujudkan pemilu yang demokratis.

Selain itu, pihaknya juga meningkatkan sosialisasi kepada pelajar sebagai upaya memperkuat partisipasi dalam pengawasan PDPB.

Bawaslu berharap pelajar dapat dilibatkan sebagai agen pengawasan partisipatif guna mendukung terciptanya data pemilih yang akurat, mutakhir, dan berkelanjutan.

“Kami juga memberikan pemahaman terkait politik uang, kampanye hitam, serta pentingnya menjaga netralitas dan integritas dalam proses demokrasi. Pelajar perlu meningkatkan kesadaran sebagai pemilih pemula,” kata Riswan.

Penulis: R_Saba
Editor: Humas Bawaslu Bulungan